Most Popular
- 2010-08-19 11:38:00
Walikota Bekasi & Anggota DPRD Tertidur Saat Sidang - 2011-01-06 22:08:00
Keindahan Labuan Bajo, Pintu Masuk Wisata Pulau Komodo - 2011-05-18 18:00:00
9 Ikan Paling Aneh Dan Berwajah Garang Penguasa Sungai Air Tawar - 2011-02-21 23:00:00
Dampak Fatal Sering Masturbasi atau Onani - 2010-11-06 18:24:00
Juara Dunia Ekspresi Wajah Terjelek
Hantu
-
28 January 2011, 02:01:58
Heboh Penampakan Hantu Tertangkap Kamera Bukan Rekayasa
Peristiwa ini benar-benar terjadi dan bukan rekayasa.Kisahnya begini: Kemarin Tanggal 27-01-2011 ,saya menyiapkan sebuah kamera pocket untuk keperluan pengambilan gambar mobil forklift.(peristiwa... -
25 October 2010, 01:10:00
Ada Penampakan Hantu di Museum Nottingham! -
25 October 2010, 01:10:00
Ada Penampakan Hantu di Museum Nottingham!
Thursday, 24 May 2012






Desa Mati di Morosari Demak
Ada desa yang harus tenggelam dan seluruh penduduknya harus dipindahkan ke daerah lain karena terkena abrasi. Dengan waktu tempuh sekitar 1jam dari Semarang. Tepatnya di daerah Morosari, Tambaksari, kabupaten Demak, Jawa Tengah. Desa itu sudah ditinggalkan hampir seluruh penghuninya, dan hanya beberapa kepala keluarga (KK) yang masih bertahan.
Daerah tambak sari kini dijadikan kawasan konservasi burung yang didominasi oleh Avicennia digarda depan. Dari kejauhan sudah terdengar keramaian kicauan burung berwarna dominan putih. berkepala kuning seperti kepodang, dan bertungkai jenjang mirip bangau.
Sayangnya, akses jalan menuju daerah Tambaksari cukup sulit. Dari lokasi parkir, kita harus berjalan kaki sekitar 1km melewati pematang ditengah lautan, walaupun sebenarnya menuju “pulau” Tambaksari bisa ditempuh dengan roda dua, namun agaknya cukup ngeri karena jalannya sempit dan berbatu
Memasuki “pulau” Tambaksari seperti memasuki “The Lost World”, dimana manusia menjadi marginal ditengah dominasi vegetasi Avicennia dan ekosistem burung berkepala kuning, berbulu putih. Nafas agak sedikit sesak karena aroma air laut yang menyengat bercampur dengan kotoran burung dimana-mana. Hanya ada jalan setapak disana, yang dikanan-kirinya rimbun oleh Avicennia. Dari sela-sela pepohonan, bisa terlihat sarang-sarang burung yang hilir mudik terbang dan bekas rumah-rumah tua yang setengah terendam air laut. Hanya tersisa rumah berpenghuni yang ditinggikan hingga menyerupai rumah panggung untuk menghindari air pasang.
Masih tersisa satu mushala disini. Memasuki mushala tua yang ditinggikan ini harus dengan merundukkan kepala. Disisi mushala kita bisa duduk santai dan melihat aktivitas burung dengan jelas. Oya, satu hal yang dilarang adalah menembak atau melukai burung-burung yang ada disana. Karena dari awalpun, Tambaksari adalah area konservasi burung yang digagas oleh salah satu LSM asal Jepang. Daerah ini sengaja direhabilitasi, selain untuk pencegahan keganasan abrasi juga sebagai area transit burung yang sedang bermigrasi.
Ujung daerah Tambaksari adalah area pemakaman ditengah lautan. Beberapa makam yang terselamatkan dari abrasi ini sengaja ditinggikan. Akses bagi peziarah hanya jembatan bambu dan jembatan kayu yang ditopang cor beton.
Most visitors also read :
6 Hal Yang Harus Di Hindari Dalam Pembicaraan
Ini Bos,Perbedaan Film India,jepang,cina & indo
iPad dan iPhone Jadi Robot yang Pandai Berjoget,gan!!!
11 Kesalahan Genetika Yang Pernah Terjadi
Di Kota Ini Dilarang Meninggal, Aneh