Desa Mati di Morosari Demak

Posted by admin on May 28, 2010 |
Visited 1226 times, 1 so far today Comments Off

Iklankan Produk Anda Di Sini , Hubungi 081932294791 (SMS Only) , Rp100.000,-/bulan

Ada desa yang harus tenggelam dan seluruh penduduknya harus dipindahkan ke daerah lain karena terkena abrasi. Dengan waktu tempuh sekitar 1jam dari Semarang. Tepatnya di daerah Morosari, Tambaksari, kabupaten Demak, Jawa Tengah. Desa itu sudah ditinggalkan hampir seluruh penghuninya, dan hanya beberapa kepala keluarga (KK) yang masih bertahan.

Daerah tambak sari kini dijadikan kawasan konservasi burung yang didominasi oleh Avicennia digarda depan. Dari kejauhan sudah terdengar keramaian kicauan burung berwarna dominan putih. berkepala kuning seperti kepodang, dan bertungkai jenjang mirip bangau.
Sayangnya, akses jalan menuju daerah Tambaksari cukup sulit. Dari lokasi parkir, kita harus berjalan kaki sekitar 1km melewati pematang ditengah lautan, walaupun sebenarnya menuju “pulau” Tambaksari bisa ditempuh dengan roda dua, namun agaknya cukup ngeri karena jalannya sempit dan berbatu

Memasuki “pulau” Tambaksari seperti memasuki “The Lost World”, dimana manusia menjadi marginal ditengah dominasi vegetasi Avicennia dan ekosistem burung berkepala kuning, berbulu putih. Nafas agak sedikit sesak karena aroma air laut yang menyengat bercampur dengan kotoran burung dimana-mana. Hanya ada jalan setapak disana, yang dikanan-kirinya rimbun oleh Avicennia. Dari sela-sela pepohonan, bisa terlihat sarang-sarang burung yang hilir mudik terbang dan bekas rumah-rumah tua yang setengah terendam air laut. Hanya tersisa rumah berpenghuni yang ditinggikan hingga menyerupai rumah panggung untuk menghindari air pasang.

Masih tersisa satu mushala disini. Memasuki mushala tua yang ditinggikan ini harus dengan merundukkan kepala. Disisi mushala kita bisa duduk santai dan melihat aktivitas burung dengan jelas. Oya, satu hal yang dilarang adalah menembak atau melukai burung-burung yang ada disana. Karena dari awalpun, Tambaksari adalah area konservasi burung yang digagas oleh salah satu LSM asal Jepang. Daerah ini sengaja direhabilitasi, selain untuk pencegahan keganasan abrasi juga sebagai area transit burung yang sedang bermigrasi.

Ujung daerah Tambaksari adalah area pemakaman ditengah lautan. Beberapa makam yang terselamatkan dari abrasi ini sengaja ditinggikan. Akses bagi peziarah hanya jembatan bambu dan jembatan kayu yang ditopang cor beton.

Incoming search terms for the article:

  • berita demak (5)
  • berita di demak (1)
  • berita tentang demak (1)



Related posts

coded by nessus

comment closed

Advertisement

Subscription

You can subscribe by e-mail to receive news updates and breaking stories.

Berlangganan Berita Aneh Via Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Community

Recent Comments

    Directory

    Blog Ratings singapore blog directory CHAK DE INDIA - PERSONAL BLOG Entertainment (Movies) - TOP.ORG Entertainment Blogs Free Automatic Backlink Blogs lists and reviews
    Enter Analytics/Stat Tracking Code Here
    Performance Optimization WordPress Plugins by W3 EDGE